Kenapa Mengalami Diabetes Saat Hamil

Ingat bahwa hanya wanita hamil yang yang terkena Gestational Diabetes, ketika hamil tubuh anda mengalami banyak perubahan. Dalam kasus ini kehamilan membuat terjadinya perubahan pada metabolisme tubuh anda

Cara Melakukan Tes Kadar Gula Darah

Biasanya dokter anda akan menunjukkan bagaimana melakukan Tes kadar gula darah termasuk informasi detail mengenai hal ini. Namun berikut ini akan kami kemukakan langkah-langkah dasar dalam melakukan tes kadar gula

Kenapa Harus Mengontrol Kadar Gula Dalam Darah

Dalam Perawatan umum Diabetes terbiri dari dua langkah , Pertama, Ukur kandungan gula dalam darah artinya mengukur jumlah glukosa di darah. Kedua, Jaga agar kadar gula darah selalu berada dalam level normal

Gestational Diabetes Dan Perawatannya

Gestational Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering menjangkiti wanita hamil. Diabetes tipe ini menyerang sekitar 5% dari seluruh kasus kehamilan.

Tanda Umum Diabetes

Diabetes ditandai dengan di deteksinya tingginya kandungan gula dalam darah dan urin . Hal yang paling meyakinkan bila tes kandungan gula darah dilakukan sebelum ada makanan atau minuman yang dikonsumsi

Showing posts with label Pra Diabetes. Show all posts
Showing posts with label Pra Diabetes. Show all posts

Monday, September 10, 2012

Faktor Resiko Diabetes Tipe 2




Setiap orang yang memiliki satu atau lebih faktor risiko diabetes, selayaknya waspada akan kemungkinan dirinya mengidap diabetes. Para petugas kesehatan, dokter, apoteker dan petugas kesehatan lainnya pun sepatutnya memberi perhatian kepada orang-orang seperti ini, dan menyarankan untuk melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui kadar glukosa darahnya agar tidak terlambat memberikan bantuan penanganan. Karena makin cepat kondisi diabetes melitus diketahui dan ditangani, makin mudah untuk mengendalikan kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi-komplikasi yang mungkin terjadi. Beberapa faktor risiko untuk diabetes melitus, terutama untuk DM Tipe 2, dapat dilihat pada tabel  berikut ini.
Faktor Risiko Untuk Diabetes Tipe 2
Riwayat

Diabetes dalam keluarga
Diabetes Gestasional
Melahirkan bayi dengan berat badan >4 kg
Kista ovarium (Polycystic ovary syndrome)
IFG (Impaired fasting Glucose) atau IGT (Impaired
glucose tolerance)
Obesitas
>120% berat badan ideal

Umur
20-59 tahun : 8,7%
> 65 tahun : 18%
Etnik/Ras


Hipertensi
>140/90mmHg
Hiperlipidemia
Kadar HDL rendah <35mg/dl
Kadar lipid darah tinggi>250mg/dl
Faktor-faktor Lain
Kurang olah raga
Pola makan rendah serat

Apa Itu Kondisi Pra-Diabetes?



Pra-diabetes adalah kondisi dimana kadar gula darah seseorang berada diantara kadar normal dan diabetes, lebih tinggi dari pada normal tetapi tidak cukup tinggi untuk dikatagorikan ke dalam diabetes tipe 2. Di Indonesia Jumlah orang yang berada pada fase Pra-Diabeetes, diperkirakan cukup tinggi, jauh lebih tinggi dari pada penderita diabetes.
Kondisi pra-diabetes merupakan faktor risiko untuk diabetes, serangan jantung dan stroke. Apabila tidak dikontrol dengan baik, kondisi pra-diabetes dapat meningkat menjadi diabetes tipe 2 dalam kurun waktu 5-10 tahun. Namun pengaturan diet dan olahraga yang baik dapat mencegah atau menunda timbulnya diabetes.
Ada dua tipe kondisi pra-diabetes, yaitu:
  1. Impaired Fasting Glucose (IFG), yaitu keadaan dimana kadar glukosa darah puasa seseorang sekitar 100-125 mg/dl (kadar glukosa darah puasa normal: <100 mg/dl), atau
  2. Impaired Glucose Tolerance (IGT) atau Toleransi Glukosa Terganggu (TGT), yaitu keadaan dimana kadar glukosa darah seseorang pada uji toleransi glukosa berada di atas normal tetapi tidak cukup tinggi untuk dikatagorikan ke dalam kondisi diabetes. Diagnosa IGT ditetapkan apabila kadar glukosa darah seseorang 2 jam setelah mengkonsumsi 75 gram glukosa per oral berada diantara 140-199 mg/dl.